Potensi konflik di 12 Kecamatan Kabupaten Kolaka Timur
Kabupaten Kolaka Timur terdiri atas 12 kecamatan, yaitu: Aere, Dangia, Ladongi, Lalolae, Lambandia, Loea, Mowewe, Poli-Polia, Tirawuta, Tinondo, Uluiwoi, dan Ueesi. Sebagian besar wilayah merupakan kawasan pertanian, perkebunan, dan pedesaan dengan karakter masyarakat yang heterogen Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur.
Berikut merupakan pemetaan potensi konflik (bersifat potensi, bukan berarti telah terjadi konflik) yang dapat dijadikan bahan analisis bagi Kesbangpol.
| Kecamatan | Potensi Konflik | Tingkat Risiko |
|---|---|---|
| Tirawuta | Persaingan politik lokal, sengketa lahan, konflik sosial akibat pembangunan, penyebaran hoaks | Tinggi |
| Loea | Sengketa lahan pertanian/perkebunan, konflik batas lahan, kriminalitas konvensional | Sedang |
| Ladongi | Perselisihan lahan pertanian, konflik antarwarga, masalah irigasi | Sedang |
| Dangia | Sengketa tanah, konflik kepemudaan, penyalahgunaan media sosial | Sedang |
| Lambandia | Sengketa lahan perkebunan, potensi konflik pemilu/pilkades | Sedang |
| Poli-Polia | Konflik batas lahan, konflik antar kelompok masyarakat | Sedang |
| Aere | Perselisihan batas tanah, konflik keluarga/warisan | Rendah–Sedang |
| Mowewe | Perselisihan sosial kemasyarakatan, kenakalan remaja, narkoba | Rendah–Sedang |
| Lalolae | Konflik lahan pertanian dan persoalan ekonomi masyarakat | Rendah |
| Tinondo | Sengketa lahan, konflik sumber daya alam | Rendah–Sedang |
| Uluiwoi | Konflik pengelolaan kawasan hutan, akses infrastruktur, batas wilayah | Sedang |
| Ueesi | Konflik kawasan hutan, pemanfaatan sumber daya alam, akses pelayanan publik | Sedang |
Faktor-faktor yang berpotensi memicu konflik di Kolaka Timur
- Sengketa kepemilikan dan batas lahan pertanian maupun perkebunan.
- Persaingan politik pada Pilkada, Pilkades, maupun Pemilu.
- Penyebaran hoaks dan ujaran kebencian melalui media sosial.
- Persoalan ekonomi, seperti pengangguran dan ketimpangan pendapatan.
- Konflik pemanfaatan kawasan hutan terutama di kecamatan pegunungan seperti Uluiwoi dan Ueesi.
- Konflik antarpemuda yang dipicu minuman keras, balap liar, atau perselisihan pribadi.
- Persoalan batas administrasi desa apabila belum terselesaikan secara administratif.
Kecamatan dengan prioritas pemantauan
Berdasarkan karakteristik wilayah dan aktivitas pemerintahan, kecamatan yang layak menjadi prioritas deteksi dini adalah:
- Tirawuta
- Loea
- Ladongi
- Lambandia
- Uluiwoi
- Ueesi
Prioritas tersebut didasarkan pada tingginya aktivitas pemerintahan, potensi sengketa agraria, dinamika politik lokal, serta tantangan pengelolaan kawasan hutan dan sumber daya alam. Data Podes juga menunjukkan bahwa Kolaka Timur masih menghadapi tantangan terkait kerawanan desa, infrastruktur, dan pengelolaan potensi wilayah yang perlu diantisipasi melalui deteksi dini oleh BPS Kolaka Timur.
Analisis ini dapat dijadikan peta potensi konflik (IPoleksosbud dan Kamtibmas) sebagai bahan penyusunan program deteksi dini dan kewaspadaan daerah oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Kolaka Timur.
